Di kebun demo Yayasan IDEP, para partisipan diajak belajar membuat bedengan bedengan berbentuk spiral yang memiliki banyak manfaat penting (Foto: Edgipi)

Demikian judul pelatihan yang difasilitasi Yayasan IDEP sejak 6-10 November 2017 di Training Center Yayasan IDEP. Pelatihan tersebut diselenggarakan Yayasan Penabulu dan Yayasan IDEP dengan dukungan Regional Implementation Team (RIT) Burung Indonesia dan Critical Ecosystem Partnership Fund (CEPF).

Selengkapnya...

Para partisipan tampak serius menyimak materi Ade Andreawan, fasilitator workshop PRBBM, di Training Center IDEP Foundation (Foto: IDEP Media)

“Kita tidak bisa memprediksi bencana gunung api, tapi kita bisa mengurangi risikonya,” tegas Ade Andreawan di awal-awal Lokakarya Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Masyarakat (PRBBM) pada 25 Oktober 2017. Ade, fasilitator lokakarya yang juga merupakan Direktur Yayasan IDEP, memberi penegasan itu dalam hubungannya dengan ancaman bencana Gunung Api di Kabupaten Karangasem, Bali, yang sejak 29 Oktober 2017 telah diturunkan statusnya menjadi Siaga setelah sebelumnya berstatus Awas.

Selengkapnya...

Julien Goalabré, salah seorang perwakilan komunikasi dan penggalangan dana untuk Program Bali Water Protection (BWP), tidak pulang dengan tangan kosong ketika beberapa waktu lalu diundang ke Korea Selatan untuk berpartisipasi dalam World Water Challenge 2017.

Sumur Resapan yang dikembangkan BWP dianugerah trofi penghargaan Outstanding dan hadiah uang tunai untuk keaslian, kesederhanaan, dan efisiensinya untuk mengisi kembali dengan cepat air tanah yang semakin terkuras.

Selengkapnya...

Laporan Situasi #2 – 13 Oktober 2017

22 September, 2017, status “Awas” dari Aktifitas Vulkanik Gunung Agung mengakibatkan ribuan orang mengungsi ke wilayah yang lebih aman. Yayasan IDEP telah melakukan inisiatif Tanggap Darurat untuk mendukung para pengungsi yang sampai saat ini menempati lebih dari 300 tenda pengungsian.

Selengkapnya...