[email protected]

(+62) 361 9082983

Kesiapsiagaan Bencana: Dimulai Sejak Dini, dari Lingkup yang Paling Kecil

Berada di wilayah “cincin api” membuat Indonesia kerap dilanda bencana seperti gempa bumi, tsunami, hingga erupsi gunung api. Cincin api merupakan jajaran gunung berapi dan garis patahan di Cekungan Pasifik. Selain bencana tersebut, Indonesia juga rentan terhadap bencana banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, dan masih banyak lagi.  Beberapa bencana yang terjadi bisa disebabkan oleh alam, ataupun ulah manusia itu sendiri.

Pelatihan kesiapsiagaan bencana bersama anak-anak di Desa Amal, Sulawesi Tengah (Photo: Irsan Laburante)

 

 

Begitu banyak bencana yang bisa terjadi di Indonesia. Untuk itu, mengenal bencana merupakan langkah awal yang perlu dilakukan. Upaya yang dilakukan dari bentuk yang paling kecil dan dimulai sedini mungkin. Berangkat dari prinsip tersebut, Yayasan IDEP Selaras Alam mengadakan pelatihan kesiapsiagaan bencana pada beberapa sekolah di Sulawesi Tengah. Pelatihan penguatan kapasitas masyarakat ini berlangsung dari 7 April 2021 dan diakhir pada 26 April 2021 yang bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana.

 

 

Pemaparan materi tentang tanda-tanda bencana di Desa Taripa, Sulawesi Tengah (Photo: Irsan Laburante)

 

 

Pasca bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi di Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala), Sulawesi Tengah menciptakan memori yang sangat berbekas bagi masyarakatnya. Maka dari itu, IDEP melancarkan upaya rehabilitasi dan pemulihan kepada masyarakat Pasigala. Langkah ini dimulai dari pemberian edukasi mengenai kebencanaan bagi murid-murid sekolah di Desa Taripa, Saloya, Jono Oge, Amal, Sumari, dan Kumbasa.

 

 

Siswa di Sekolah Darurat mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana (Photo: Irsan Laburante)

 

 

Situasi pasca bencana membuat beberapa daerah masih belum menerima perbaikan infrastruktur yang layak. Seperti Desa Amal, tepatnya di SDN 25 Sindue yang mesti belajar di sekolah beratapkan terpal. Meskipun tempat yang tidak mendukung, peserta masih antusias menerima materi tentang kebencanaan.

 

 

Siswa membuat jalur evakuasi di Desa Taripa, Sulawesi Tengah (Photo: Irsan Laburante)

 

 

Pelatihan Penanggulangan Resiko Bencana (PRB) kali ini berfokus pada langkah-langkah evakuasi ketika bencana terjadi. Dimulai dari menentukan jalur evakuasi, membuat tanda-tanda evakuasi, dan menentukan titik kumpul di sekolah. Setelah peserta memahami dan mengenal bencana yang sering terjadi di daerahnya, mereka pun diajak untuk melakukan simulasi bencana di sekolah.

 

 

Selain melibatkan siswa, kegiatan ini juga mengajak guru dan Tim Siaga Penanggulangan Resiko Bencana (TSPRB) agar nantinya upaya kesiapsiagaan bencana akan terus berlanjut. Keberlanjutan ini dapat dijalankan dengan menghadirkan materi kesiapsiagaan bencana dalam sistem pembelajaran siswa. Kerjasama ini tentu bertujuan untuk menciptakan Sulawesi Tengah yang tangguh. (Gd)

 
 
 

Berlangganan Buletin IDEP

Berikan bantuan yang akan merubah hidup. 100% mendanai proyek amal.

 

 

IDEP Foundation | Helping People to Help Themselves

IDEP Foundation | Yayasan IDEP Selaras Alam
Membantu Masyarakat Mandiri
Br. Medahan, Desa Kemenuh, Sukawati
Gianyar - Bali
Telp. +62 361 9082983

 

 
 
 

 

IDEP di Instagram